Sabtu, 12 Agustus 2017

Seputar Desa Tambin

KEPENDUDUKAN DAN KETENAGA KERJAAN

Desa tambin memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi  berdasarkan data bps tahun 2016 dengan data sebagai berikut:

Kepala Tumah Tangga
: 364

Penduduk
: 2.777

Dengan matapencarian sebagai buruh tani, petani, dan merantau ke luar kota, namun ada pula yang berprofesi sebgai guru dan lain sebagainya, masyarakat tambin sendiri jarang melakukan migrasi secara tetap, banyak dari mereka pergi keluarkota hanya mencari pekerjaan (tidak menetap) sehingga keadaan penduduk berkurang jumlahnya namun masih berstatuskan sebagai warga desa Tampin, dan apabila hari raya tiba seluruh keadaan di desa tabin dapat di katakan lengkap kerena masyarakat yang merantau pulang kampung semua.

PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP

Keadaan lingkungan di desa Tampin dapat di katakan masih alami karena kondisi lingkungan yang adapat di katakan bersih dan masih terjaga kealamiannya, kususnya lingkungan permukiman warga (perumhan). Bangunan perumahan di Desa Tambin rata-rata sudah bertembok, namun tidak sedikit pula bangunan yang ada di desa tersebut terbuat dari anyaman bambu. Letak kamar mandi dan dapur juga terpisah dari bangunan rumah. Selain itu, banyaknya luas lahan yang ada di desa tersebut banyak perumahan warga yang jaraknya cukup berjauhan. Namun masih ada juga beberapa dusun yang letak antar rumah warganya terbilang dekat, Dusun Potembhuk misalnya. Adapun lingkungan masyarakat di desa Tambin dari segi kebersihan lingkungan dapat dikatakan cukup bersih karena lahan yang tersedia cukup banyak dan banyaknya pepohonan hijau yang dapat menetralisir keadaan suhu panas di desa tersebut, serta minimnya masyarakat dalam menggunakan limbah kimia sehingga kondisi lingkungan desa Tambin tersebut masih asri. 

BENCANA ALAM

Menurut keterangan masyarakat setempat tidak ada bencana yang cukup serius yang dialami oleh warga hanya saja ada beberapa kendala yang sering terjadi di setiap tahunnya dan hal tersebut sudah menjadi rutinitas yang sering terjadi disetiap tahunnya yaitu  ketika musim kemarau  tiba  dimana kekeringan sering terjadi pada musim tersebut dan hal tersebut cukup berdampak pada pemenuhan  kebutuhan masyarakat yang berupa penggunaan air bersih yang sedikit, hingga menghambat aktifitas masyarakat seperti dalam proses bercocok tanam dan kebutuhan sehari-hari.

PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

Pendidikan yang ada di desa tambin bisa dikatakan cukup maju, dimana hal tersebut dapat di lihat dari adanya beberapa lembaga pendidikan yang tersedia di desa tersebut dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Serta adanya beberapa pemuda yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain hal diatas banyak juga warga yang mampu berbahasa nasional dan bisa membaca, dalam hal pendidikan desa Tambin dapat dikatakan banyak mengalami perubahan dari segi pendidikan dimana kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sudah mulai terbuka. Adapun sarana kesehatan masyarakat di desa tersebut bisa dikatakan kurang kerena sarana dan prasaran kesehatan yang ada di desa tersebut bisa dikatakan tidak ada karena sarana kesehatan seperti puskesmas dan lain sebagainya masih kurang bahkan hampir tidak ada.

SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT

Budaya merupakan bagian hasil karya cipta yang sudah mengakar kuat di dalam kehidupam masyarakat sehingga sulit dihilangkan, dimana keadaan sosial masyarakat Tambin masih sangat kental rasa kekeluargaan yang (solidaritas mikanik) sangat terjaga dengan kuat. dan masih menganut sistem budaya nenek moyang terdahulu hal tersebut dapat dilihat dari bagaimana masyarakat berintekrasi denga masyarakat lainnya, dalam hal budaya masyarakat tambin masih mempertahankan peninggalan-peninggalan atau kebiasaan nenek moyong kususnya dalam hal pembagunan, dimana struktur rumah yang hampir sana dengan bentuk yang berbeda kula atau dikenal dengan rumah adat.  Di desa Tambin   kepercayaan masyarakat sangat tinggi kususnya suatu yang berbau keagamaan sehingga menghasilakn suatau kebudayaan yang berupa habsi dan muslimahan, budaya habsi sendiri sama halnya dengan banjari diamana suatau hiburan yang berbau agamis misalkan solawatan atau puji-pujian. Begitupun dengan  budaya muslimahan yang sangat dianggap sakral oleh masyarakat karena di dalamnya berisikan nilai-nilai islami.

TEKNOLOGI (ANGKUTAN, KOMUNIKASI, DAN INFORMASI)

Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai dikenal sebelum sains dan teknik. Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, namun jika pada kenyataannya teknologi malah mempersulit, layakkah disebut “Ilmu Pengetahuan”? Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian, penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi.
Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan (dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat.
Di Desa Tambin sendiri, beberapa kelompok rumah tangga dapat dikatakan tergolong “melek” teknologi. Bagaimana tidak, jika setiap rumah memiliki minimal 1 smartphone canggih lengkap dengan paket internet yang lancar sinyal. Selain itu, jika ditilik lebih dekat lagi, penggunaan smartphone tidak hanya berlaku untuk orang dewasa saja, namun anak SD-pun sudah mengerti bagaimana bermain internet. Misalnya, facebook, youtube, blog, dan instagram. Dengan keadaan yang demikian, Desa Tambin merupakan desa yang dekat dengan jangkauan teknologi secara universal.
Aplikasi teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu mengelola kegiatan informasi pemerintahan desa, memberi peluang baru untuk melayani masyarakat dengan cepat, akurat, relevan dan tepat waktu. Selain masyarakat diuntungkan dengan layanan cepat dan terbuka, pemerintah pusat juga diuntungkan dengan naiknya pendapatan asli daerah. Karena begitu cepatnya akses pusat tentang potensi-potensi daerah yang bisa di kembangkan dan kami sebagai putra-putri bangsa merasa ikut bertanggung jawab tentang perkembangan Desa Tambin ke depan, sebagai wujud sumbangsih dari anak negeri.
Dalam peradaban manusia, teknologi sudah banyak membantu kehidupan manusia hingga detik ini. Masih ingat bagaimana manusia purba yang hidup ratusan tahun yang lalu dalam menggunakan kapak yang terbuat dari pecahan batu saat hendak memotong atau megupas sesuatu. Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman, teknologi dikembangkan untuk membuat hidup lebih baik, efisien, dan mudah. Penggunaan pecahan batu mulai ditinggalkan yang kemudian mulai tergantikan dengan potongan besi/baja atau sekarang kita sebut dengan pisau. Singkat kata, teknologi merupakan upaya manusia dalam membuat kehidupannya menjadi lebih sejahtera, lebih baik, lebih mudah, lebih enak dan seribu 'lebih' lainnya.
Tak bisa dihindari, manusia selalu hidup bersama teknologi. Sudah jutaan manusia yang hidupnya terbantu oleh kemajuan teknologi. Tidak hanya masyarakat yang hidup diperkotaan, masyarakat yang mendiami daerah-daerah terpencil pun kini sudah merasakan kemajuan teknologi. Bagaimana para petani yang biasanya membajak sawah menggunakan kerbau, kini mulai beralih menggunakan alat membajak dengan menggunakan mesin. Para nelayan tidak lagi melaut hanya mengandalkan tiupan angin. Mereka sudah mulai menggunakan mesin motor untuk melaut. Dengan adanya teknologi, sudah tak terhitung berapa orang warga desa yang terbantu hidupnya. Dalam bekerja, mereka semakin lebih Smudah.
Hadirnya teknologi di desa, secara tidak langsung meningkatkan kemampuan produksi, memberikan nilai tambah pada komoditas lokal unggulan (local content), menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Tidak hanya itu saja, teknologi menciptakan kelompok-kelompok usaha mandiri yang berkemampuan dalam kegiatan ekonomi produktif. Teknologi membuat desa semakin maju.
Secara umum, teknologi yang berkembang di Desa Tambin sudah mencakup banyak hal, diantaranya meliputi angkutan bermotor, sarana komunikasi dan sarana informasi. Angkutan bermotor yang terdapat di Desa Tambin diantaranya; truk dengan jumlah sebanyak 2 kendaraan, sedan/jeep dengan jumlah sebanyak 7 kendaraan, colt/ pick-up dengan jumlah sebanyak 19 kendaraan dan sepeda motor dengan jumlah sebanyak 41 kendaraan.

PENGOLAHAN LAHAN

Lahan merupakan suatu daerah dipermukaan bumi dengan sifat-sifat tertentu yang meliputi biosfer, atmosfer, tanah, lapisan geologi, hidrologi, populasi tanaman dan hewan serta hasil kegiatan manusia masa lalu dan sekarang, sampai pada tingkat tertentu dengan sifat-sifat tersebut mempunyai pengaruh yang berarti terhadap fungsi lahan oleh manusia pada masa sekarang dan masa yang akan datang.
Pengolahan lahan merupakan suatu proses mengubah sifat tanah dengan mempergunakan alat pertanian sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh lahan pertanian yang sesuai dengan kebutuhan yang dikehendaki manusia dan sesuai untuk pertumbuhan tanaman.
Di desa tambin sendiri dalam mengelola lahan masih tergolong manual diaman dalam membajak sawah mereka menggunakan tenaga hewan yang berupa sapi serta tenaga manusia yang berbasi upah (buruh), sehingga tidak heran pengulahan lahan di desa tersebut kurang maksismal dan banyaknya lahan yang kosong yang hanya di biarkan begitu saja (tidak digarap).Desa Tambin memiliki luas lahan rata-rata 190,64 Ha dengan pemanfaatan lahan pertanian denga menghasilkan  tanaman jagung, labu, kacang tanah dan singkong dan masih banyak tanaman lainnya. Pengolahan lahan di desa Tambin di sesuaikan dengan keadaan musin jika musim penghujan masyarakat banyak bercocok tanam kacang, jagung, dan lain sebagainya namun ketika musim kemarau masyakat lebih memilih tidak bercocok tanan karena tiadak air untuk menunjangnya. Dalam proses pengolahan lahan masyarakat Tambin menggunakan alat manual misalakan dalam bercocok tanam menggunakan tenaga hewan dan manusia.

0 komentar:

Posting Komentar